WWW: Gendut
Mei 14, 2008 at 10:22 pm | In WWW | 9 CommentsTags: WWW
Sejak menderita bulimia, penampilan fisik Dala menjadi sangat menarik. Banyak laki-laki yang mengejarnya. Pada awalnya Raksus adalah salah satu dari gerombolan laki-laki yang mengejar Dala. Tapi sekarang tidak lagi. Kenapa?
Bayangkan kamu tinggal seatap dengan Dala. Kamu bangun kesiangan, anggap saja jam 8-9 pagi. Kamu masuk ke ruang makan dan membuat kopi. Di meja makan terlihat ada piring bekas makan Dala, yang sekarang satu rumah denganmu.
Setelah kamu mengambil koran pagi, kamu berjalan ke arah WC. Kejutan! Dala sedang berjongkok di depan kloset, memuntahkan apa yang dia makan barusan, mie kuah ditambah telor goreng dan sayur. Dilihat dari bentuknya, tampaknya makanan itu sudah cukup lama berada di perut Dala. Kamu sudah tidak bisa membedakan mana yang sayur, mie, atau telor.
Ugh.
Katanya ada 5% penderita bulimia dalam populasi manusia. Kalau di sekolah kita punya 100 teman angkatan, berarti ada 5 orang yang bulimia. Bulimia ini terjadi karena mereka menginginkan tubuh mereka menjadi kurus. Kenapa kurus?
Karena ada pandangan yang umum dari masyarakat kalau perempuan kurus itu lebih baik daripada perempuan gendut. YA IYA LAH. Katanya sih gendut itu disebabkan karena faktor genetik juga. Tapi coba pikir deh: perempuan gendut itu ngontrol diri buat ga banyak makan aja ga bisa, apalagi ngontrol yang laen? Males kan.
Dalam pembagian teori kepribadian berdasarkan tipologi konstitusi, biasanya orang gendut selalu identik dengan orang malas dan juga orang yang ceria. Wah ini sih udah pasti bener banget. Buat sekedar mengangkat kaki saja, orang gendut perlu lebih banyak tenaga. Gak heran kalo mereka malas.
Kalau hukum seleksi alam berlaku, harusnya orang-orang gendut itu tereliminasi dengan sendirinya. Yang celaka, orang gendut banyak yang menikah dengan orang gendut lagi, jadinya anaknya juga LEBIH gendut lagi. Duh.
Seringkali orang yang jadi badut kelas itu biasanya gendut. Lebih tepatnya sih, mereka membadut-badutkan diri mereka sendiri. Katanya, itu bentuk kompensasi atas kekurangan fisik mereka, sehingga mereka berusaha menampilkan kepribadian yang menyenangkan. Orang tertawa kalau ada sesuatu yang lucu. Tertawa itu menyenangkan. Otomatis orang gendut berusaha untuk jadi lucu.
Sayangnya gak semua orang bisa jadi lucu. Banyak loh yang garing. Kalau terlalu garing, si orang gendut ini bakal kasian banget soalnya orang bakal males dengerin dia ngomong. Jadi biarpun dia berusaha melucu, orang tidak tertawa, orang tidak senang, dan dia jadi tidak disenangi.
Ada gak sih orang gendut religius yang minta sama Tuhan supaya lemaknya dibakar? Pasti ada, tapi gak mungkin ada orang yang doanya dikabulkan. Ada dua penjelasan yang mungkin. Pertama, Tuhan itu tidak ada, makanya berdoa saja tidak akan bisa membakar lemak, kecuali berdoa sambil fitness dan diet. Kedua, Tuhan itu ada tapi dia benci orang gendut.
Sering kalau kita baca majalah remaja atau dengar obrolan ABG, mereka senang dengan pasangan yang gendut. Soalnya enak buat dipeluk. Empuk. Mau empuk mah pacaran aja sama bantal. Selain empuk, orang gendut juga katanya lebih setia, soalnya lebih gak laku dibandingin dengan orang atletis, makanya banyak perempuan yang merasa lebih aman dengan pasangan yang gendut.
Rasanya hampir semua kalimat di tulisan ini menyudutkan orang gendut dan menanamkan pemikiran kalau gendut itu jelek dan negatif. LHO, MEMANG BEGITU KOK KENYATAANNYA.
& Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.



kk bagi cheat seal indo dong plizzzz kirin aja ke e-mali gw
udin_idiotz@yahoo.com
itu bukan nama gw nama tmn gw
Komentar oleh Ruben — Juni 1, 2008 #
berarti temen lu idiot?
ada “z”nya lagi dibelakang kata idiot.
Komentar oleh denhurd — Juni 1, 2008 #
Diem lu, gendut-gendut (<– jamak).
Komentar oleh zhanzhe — Juni 1, 2008 #
gw kurus banget…
49 kg.
Komentar oleh denhurd — Juni 1, 2008 #
idiotz = ada lebih dari 1 orang yg idiot.
“z”nya itu kyk menandakan kata jamak haha.
bukan lu. peace
Komentar oleh denhurd — Juni 1, 2008 #
wah. ane disebut sebut…
Komentar oleh idiotz — Juni 26, 2008 #
Jahat bgt posting ini.
Komentar oleh Barried — November 3, 2008 #
jangan pernah sekali -kali ngremehin cewek gendut, hai…para pria!!! gendut juga manusia.
Komentar oleh isna — Januari 20, 2009 #
Ga setuju nih!!!
Belum tentu orang gendut itu jelek dan negatif.
Coba kalo anda sedang berada di jalan, melihat orang gendut, pasti anda akan menoleh dan berkata, “wah gendut banget ni orang? makan apa ya?”. Sedangkan orang kecil n kurus yang lewat anda akan berkata “ni orang ga dikasih makan dirumah ya?”.
Dan belum tentu juga orang gendut itu pemalas, bisa jadi karena ia ingin sehat, maka melakukan makan, istirahat, dan tidur secara teratur dibanding orang yang kurus.
Komentar oleh carissa — Oktober 7, 2009 #