Verbatim

April 10, 2009 at 6:17 pm | In micro-blog | 1 Comment
Tags:

Pada mata kuliah Interview, kita diminta untuk latihan menginterview orang (ya iya lah, sesuai namanya). Topiknya berubah-ubah, tergantung tema yang diangkat sama dosennya.

Kalau temanya pendidikan, berarti topiknya harus berkaitan dengan Psikologi Pendidikan, dan orang yang kita interview haruslah sesuai dengan topik yang kita ambil. Oh ya, kita harus bawa sendiri orang yang kita interview (keenakan kalo disediain sama dosennya).

Kalo temanya PIO, berarti topiknya ya berkutat di sekitar itu juga. Begitu juga kalo temanya klinis, perkembangan, dan seterusnya.

Nanti pada saat kita interview, orang yang kita bawa itu harus kita ajak masuk ke ruangan kasuistik, jadi kita ngobrolnya berdua aja di ruangan yang sempit. Pokoknya ga enak banget buat para claustrophobia.

Nah, yang bikin males, hasil interviewnya itu harus ditulis secara verbatim. Artinya, semua kalimat harus diketik kata-per-kata. Untung direkam pake kaset jadi ga perlu ditulis pake tangan pas lagi interviewnya.

Males banget deh. Tugas yang sebelumnya aja gw sampe 72 lembar. Kayaknya tugas yang minggu ini juga bakalan 72 lembar lagi. Mungkin lebih. Global warming abis dah.

1 Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. ak kq ga suka y percakapan yang ada d grafologi. sok bgt mbak ini. sumpa..


Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.